KESEHATAN FINANSIAL RUMAH TANGGA DITINJAU DARI PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI DASAR: KAJIAN LITERATUR KOMPARATIF
Kata Kunci:
akuntansi rumah tangga, kesehatan finansial, Literasi Keuangan, pengelolaan keuangan keluargaAbstrak
Kesehatan finansial rumah tangga merupakan indikator penting kesejahteraan keluarga, namun praktiknya di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif bagaimana penerapan prinsip-prinsip akuntansi dasar—pemisahan aset-liabilitas, pencatatan arus kas, dan penganggaran—berkontribusi terhadap kesehatan finansial rumah tangga, menggunakan metode kajian literatur komparatif tanpa pengumpulan data primer. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan antara literasi keuangan dan praktik nyata pengelolaan keuangan rumah tangga, serta variasi penerapan prinsip akuntansi berdasarkan konteks sosial-ekonomi (perkotaan vs pedesaan, berpenghasilan tinggi vs rendah). Studi ini merekomendasikan pendekatan edukasi akuntansi rumah tangga yang lebih kontekstual dan aplikatif
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

